TOTABUAN.CO BOLMONG —Pemkab Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar Forum konsultasi publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Senin (23/2).
Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bolmong Dony Lumenta yang dihadiri berbagai elemen masyarakat, lembaga vertikal, serta perwakilan Bappeda Provinsi Sulawesi Utara.
Forum ini juga bertujuan menjaring masukan dari para pemangku kepentingan sekaligus menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dengan kebijakan pembangunan nasional dan provinsi.
Dalam sambutannya, Dony Lumenta menegaskan bahwa RKPD Tahun 2027 harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat serta tetap selaras dengan visi pembangunan daerah, yakni “Bolaang Mongondow Maju dan Sejahtera” atau Bolmong Juara.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, perangkat daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan program-program prioritas yang tepat sasaran dan berdampak langsung.
RKPD 2027 mengusung tema “Mempercepat Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar Berkualitas”. Fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan sektor pendidikan dan layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur berbasis teknologi dan ramah lingkungan, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan transparan.
Visi Bolmong Juara tersebut dijabarkan ke dalam lima misi utama, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan gratis berkelanjutan dan layanan kesehatan yang inklusif, pembangunan infrastruktur daerah berbasis teknologi dan berwawasan lingkungan, serta perbaikan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.
Dalam dokumen RKPD 2027 yang dipaparkan Kepala Bappeda Bolmong Mutu Mokoginta, Pemkab Bolmong menargetkan peningkatan sejumlah indikator strategis daerah. Di sektor pendidikan, skor literasi dan numerasi tingkat SD dan SMP terus didorong meningkat. Sementara di sektor kesehatan, prevalensi stunting ditargetkan turun hingga 14,5 persen pada 2027, dengan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional tetap dipertahankan di atas 98 persen.
Pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama pada 2027, khususnya peningkatan akses air siap minum perpipaan, konektivitas wilayah, penyediaan sanitasi aman, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup. Pemerintah daerah juga mendorong pembangunan berwawasan lingkungan melalui peningkatan indeks kualitas air, kualitas udara, dan penguatan ekonomi hijau daerah.
Di bidang ekonomi, Pemkab Bolmong menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah pada kisaran 6,3–6,7 persen pada 2027. Selain itu, angka kemiskinan ditekan pada rentang 6,5–6,1 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka diturunkan hingga 3,7–4,1 persen melalui penguatan sektor pertanian, perikanan, dan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Forum konsultasi publik RKPD 2027 juga mencatat total 1.094 usulan program dari perangkat daerah. Usulan terbanyak berasal dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas PUPR, serta Dinas Pertanian. Seluruh usulan tersebut akan diseleksi dan disinergikan agar program pembangunan tahun 2027 benar-benar berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Bolmong. (*)






