PDAM Bolmong Sesalkan Pemberitaan Sepihak Tanpa Konfirmasi

TOTABUAN.CO BOLMONG – Manajemen PDAM Bolmong menyampaikan terima kasih atas adanya pemberitaan yang memuat keluhan sebagian pelanggan terkait pelayanan air bersih di wilayah Kota Kotamobagu. Manajemen menilai kritik tersebut sebagai masukan yang akan dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan kinerja serta tata kelola PDAM ke depan.

Plt Direktur Utama PDAM Bolmong, Rudy Mokoagow, menyampaikan bahwa pada prinsipnya PDAM Bolmong tidak anti kritik dan terbuka terhadap masukan masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media massa.

Bacaan Lainnya

“Kami berterima kasih atas pemberitaan tersebut karena menjadi pengingat bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan,” ujar Rudy.

Namun demikian, manajemen PDAM Bolmong menyesalkan pemberitaan yang dimuat hanya bersifat sepihak dan tidak disertai konfirmasi resmi kepada manajemen, sehingga sejumlah informasi yang disampaikan tidak utuh dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Disayangkan karena tidak ada upaya konfirmasi kepada kami sebelum berita ditayangkan. Padahal, klarifikasi penting agar informasi yang diterima publik berimbang dan akurat,” tegasnya.

Meski begitu, Rudy menegaskan bahwa PDAM Bolmong tidak mempermasalahkan perbedaan pendapat. Menurutnya, setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan opini dan kritik, termasuk melalui media.

“Kami memandang ini secara positif. Setiap orang berhak berpendapat. Justru kami bersyukur dengan adanya pemberitaan ini karena menjadi momentum bagi PDAM Bolmong untuk melakukan evaluasi internal dan memperbaiki tata kelola manajemen serta kualitas pelayanan,” jelasnya.

PDAM Bolmong memastikan akan menindaklanjuti setiap keluhan pelanggan secara administratif dan teknis sesuai prosedur yang berlaku. Manajemen juga mengimbau masyarakat untuk menyampaikan pengaduan melalui kanal resmi PDAM agar dapat ditangani secara tepat dan terukur.

“Komitmen kami adalah pelayanan air bersih yang transparan, profesional, dan bertanggung jawab. Kritik adalah bagian dari proses menuju perbaikan,” pungkas Rudy. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses