TOTABUAN.CO SULUT — Yulius Selvanus Komaling (YSK) secara resmi menyerahkan kunci rumah hunian tetap (huntap) kepada warga pengungsi terdampak erupsi Gunung Ruang. Penyerahan berlangsung di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Jumat (13/2).
Penyerahan kunci huntap ini menandai berakhirnya masa pengungsian sekaligus menjadi awal kehidupan baru yang lebih layak, aman, dan bermartabat bagi para penyintas bencana asal Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi juga pada pemulihan jangka panjang masyarakat terdampak bencana.
“Ini bukan sekadar penyerahan kunci rumah, melainkan penyerahan harapan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen memastikan para pengungsi Gunung Ruang dapat hidup aman, tenang, dan sejahtera,” ujar Yulius Selvanus.
Hunian tetap yang dibangun telah dilengkapi fasilitas pendukung, seperti rumah ibadah, sekolah, puskesmas, balai desa, area olahraga, hingga tambatan perahu. Pembangunan dilakukan sesuai standar kelayakan sebagai bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Gubernur juga mengapresiasi sinergi pemerintah pusat, Pemkab Bolsel, Pemkab Sitaro, TNI/Polri, serta seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan pembangunan huntap.
Ia berharap masyarakat yang menempati hunian tetap dapat kembali beraktivitas normal, membangun ekonomi keluarga, serta memperkuat kebersamaan di lingkungan baru.
“Mari kita jaga dan rawat rumah ini bersama-sama. Pemerintah akan terus mendampingi agar proses pemulihan berjalan optimal,” tambahnya.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Sulut Anik Yulius Selvanus, Bupati Sitaro, Bupati Bolsel, unsur Forkopimda, perwakilan kementerian terkait, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, serta para penerima hunian tetap. (*)





