TOTABUAN.CO BOLMONG – Pelayanan air bersih milik PERUMDA Tirta Bukaka Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terpaksa dihentikan sementara akibat kebocoran pipa transmisi berdiameter 150 mm di Desa Modayag.
Gangguan layanan ini berdampak pada sejumlah wilayah, yakni Desa Modayag Bersatu, Kelurahan Kotobangon, Kelurahan Kobo Besar, Kelurahan Kobo Kecil, Kelurahan Poyowa Besar, Kelurahan Pobundayan, Kelurahan Motoboi Besar, Kelurahan Matali (Kompleks Lapangan Nunuk), serta Desa Tabang.
Manajemen PERUMDA Tirta Bukaka menyampaikan, penghentian sementara distribusi air dimulai sejak Jumat, 13 Februari 2026 pukul 20.00 WITA hingga Sabtu, 14 Februari 2026. Penghentian ini dilakukan guna mempercepat proses perbaikan pipa yang mengalami kebocoran.
Plt Direktur PERUMDA Tirta Bukaka, Rudy Mokoagow, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan layanan tersebut.
Ia menegaskan bahwa pihaknya berupaya melakukan perbaikan secepat mungkin agar distribusi air bersih dapat kembali normal.
“Perbaikan sedang kami lakukan secara maksimal. Kami mohon pengertian masyarakat atas terganggunya pelayanan air minum ini,” ujarnya Jumat (13/2).
Pemberitahuan resmi tersebut dikeluarkan di Kotamobagu pada 13 Februari 2026 dan ditembuskan kepada Badan Pengawas PDAM Kabupaten Bolmong. (*)





