TOTABUAN.CO BOLMONG –Sejak pagi hari, suasana Masjid Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) tampak lebih ramai dari biasanya. Satu per satu calon jemaah haji (CJH) datang untuk mengikuti rangkaian persiapan akhir sebelum berangkat ke Tanah Suci. Setelah menyelesaikan manasik haji, para jemaah menjalani tahapan penting lainnya, yakni vaksinasi anti flu.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmong Sabtu (31/1) melaksanakan vaksinasi flu bagi calon jemaah haji Bolmong tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan kesiapan dan kondisi kesehatan jemaah menjelang pelaksanaan ibadah haji.
Ketua Tim Penyelenggara Kesehatan Haji Kabupaten Bolaang Mongondow, dr. Wiwit Ciptaningsil Haryanto, S.Kep., Ns., MMR., SH., menjelaskan bahwa vaksinasi anti flu memiliki peran yang sangat penting. Hal ini mengingat jemaah haji akan berada di lingkungan dengan tingkat kepadatan yang sangat tinggi, serta berinteraksi dengan jutaan orang dari berbagai negara.
“Vaksinasi anti flu sangat penting bagi jemaah haji karena risiko penularan penyakit pernapasan di Tanah Suci cukup tinggi. Berdasarkan panduan Kementerian Kesehatan Arab Saudi, vaksinasi flu sangat direkomendasikan, terutama bagi kelompok berisiko tinggi. Apalagi tahun ini pelaksanaan ibadah haji berlangsung pada musim dingin,” ujar Wiwit.
Proses vaksinasi berlangsung tertib dan aman. Seluruh tahapan didampingi langsung oleh Dokter Haji Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow, dr. Debby Kulo, guna memastikan pelaksanaan vaksinasi sesuai dengan standar medis yang berlaku.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow memastikan seluruh calon jemaah haji yang mengikuti vaksinasi telah melalui prosedur pemeriksaan kesehatan. Melalui langkah ini, pemerintah daerah berharap para jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan kondisi tubuh yang prima serta terlindungi dari risiko penyakit menular. (*)





