Jembatan Kaiya akan Direhab. Siap-Siap Pemberlakukan Buka Tutup Jalan

TOTABUAN.CO BOLMONG — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum secara resmi akan melaksanakan pekerjaan rehabilitasi Jembatan Kaiya yang berada di ruas Jalan Kaiya–Maelang, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Informasi tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan BPJN Sulut tertanggal 22 Januari 2026, terkait pelaksanaan paket pekerjaan rehabilitasi jembatan yang berlokasi di Kelurahan Inobonto Satu.
Pekerjaan rehabilitasi ini dilaksanakan oleh PT Tata Tou Nustar dengan nilai kontrak sebesar Rp10.884.148.000.

Bacaan Lainnya

Masa pelaksanaan pekerjaan berlangsung selama 210 hari kalender, terhitung sejak 11 Desember 2025 hingga 8 Juli 2026.
Adapun lingkup pekerjaan meliputi pembongkaran lantai jembatan lama dan penggantian dengan lantai jembatan baru sepanjang 60 meter pada satu sisi bentang jembatan arah Inobonto.

Selama proses rehabilitasi berlangsung, BPJN Sulut menyampaikan bahwa akan diberlakukan rekayasa lalu lintas. Pembongkaran lantai jembatan dilakukan secara bertahap per satu bagian lajur, sehingga masih dapat dilalui kendaraan tertentu dengan sistem buka-tutup arus lalu lintas secara bergantian.

Selain itu, akibat adanya pekerjaan pembongkaran, bagian lantai jembatan yang belum dibongkar berpotensi mengalami penurunan daya dukung. Oleh karena itu, diberlakukan pembatasan berat kendaraan maksimal 10 ton yang diperbolehkan melintas di atas jembatan.

Kendaraan dengan berat melebihi 10 ton atau yang melebihi ketentuan yang ditetapkan tidak diperkenankan melintasi jembatan selama masa pekerjaan. Demikian tertuang dalam surat pemberitahuan tersebut.

BPJN Sulut juga meminta dukungan dan koordinasi dari unsur terkait, termasuk pemerintah kecamatan, kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, serta pemerintah kelurahan, guna memastikan kelancaran pekerjaan dan keselamatan pengguna jalan.
Rehabilitasi Jembatan Kaiya ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta daya dukung infrastruktur jalan nasional di wilayah Bolaang Mongondow Raya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses