TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU — Puluhan nasabah Bank SulutGo (BSG) dibuat panik dan kecewa setelah saldo mereka hilang saat melakukan penarikan di ATM. Uang yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan belanja harian justru lenyap meski mesin ATM tidak mengeluarkan uang sepeser pun.
Kejadian ini salah satunya terjadi di ATM BSG Jalan Kartini, Kompleks Pertokoan Kotamobagu. Mesin tetap memproses transaksi, namun uang tidak keluar sementara saldo langsung terpotong.
TM, seorang ibu rumah tangga, mengaku kehilangan Rp1 juta uang yang seharusnya ia gunakan untuk membeli kebutuhan dapur.
“Saya tarik uang di ATM BSG, proses jalan tapi tidak keluar. Saat cek saldo di ATM BRI, sudah kosong. Uang itu untuk belanja, tapi justru hilang,” ujar TM geram, Sabtu (29/11).
TM mengatakan biasanya jika transaksi gagal, saldo otomatis kembali. Namun kali ini, bukan hanya gagal, tapi uangnya benar-benar hilang.
Keluhan TM ternyata bukan kasus tunggal. Sejumlah nasabah lainnya juga kehilangan saldo dengan nominal berbeda-beda. Ada yang menarik Rp500 ribu, ada yang lebih besar semuanya hilang tanpa uang keluar.
Tak hanya itu, beberapa nasabah bahkan kartu ATM-nya ikut tertelan mesin tanpa bisa diambil kembali.
Yang membuat situasi semakin memperburuk keadaan, nasabah tidak menemukan satu pun petugas keamanan (security) atau petugas bank yang berjaga di area ATM.
Para nasabah merasa dibiarkan menghadapi masalah ini sendirian, padahal uang yang hilang tersebut adalah kebutuhan mendesak untuk belanja sehari-hari.
Para korban mendesak Bank SulutGo segera memberi penjelasan dan mengembalikan saldo yang hilang. Mereka menegaskan bahwa kegagalan sistem seperti ini tidak boleh membebani nasabah, apalagi ketika uang itu benar-benar dibutuhkan.
“Ini uang belanja, bukan angka kosong. Kami butuh kepastian dari pihak bank,” tegas salah satu nasabah.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bank SulutGo belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab hilangnya saldo nasabah tersebut. (*)






