Taher Pakaya Terima 15 Kilo Beras Serta Bantuan Pokok Lainnya

Taher Pakaya Terima 15 Kilo Beras Serta Bantuan Pokok Lainnya
Taher Pakaya warga Luwoo Kecamatan Posigadan saat menerima bantuan dari Bupati Bolsel Iskandar Kamaru

TOTABUAN.CO BOLSEL – Penyaluran bahan kebutuhan pokok dampak Covid 19, mulai disalurkan Pemkab Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) kepada warga. Bupati Iskandar Kamaru dan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid memimpin penyaluran dibantu jajaran pimpinan OPD sesuai wilayah tugas masing-masing.

Seperti penyaluran di Empat kecamatan yakni Kecamatan Bolaang Uki, Kecamatan Tomini, Kecamatan Helumo dan Kecamatan Posigadan, sudah mulai disalurkan.

Bacaan Lainnya
 Bantuan ini adalah bantuan tahap pertama yang disalurkan ke 81 desa di 7 Kecamatan di wilayah bolsel dengan mekanisme bantuan yaitu usulan dari setiap Kepala Desa ke Dinas Sosial Kab. Bolsel yang dihitung berdasarkan jumlah jiwa di masing - masing kepala keluarga serta berita acara ditanda tangani oleh setiap Kepala Keluarga terdampak.  Bantuan Sembako ini dilaksanakan bertahap oleh Pemeritah Daerah di seluruh Wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan terkhusus bagi masyarakat kurang mampu dan berpenghasilan rendah kebawah.  Total jumlah Bantuan yang disalurkan tahap pertama ini adalah sebanyak 10.347 Kepala Keluarga/32.816 Jiwa. adapun banyaknya bantuan perjiwa antara lain 3 kg Beras, 1 Kg Gula Pasir, 15 Butir telur, Minyak Goreng 1 Liter dan 1 Bks Garam.

Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan Bupati Bolsel Iskandar Kamaru. Penyaluran bantuan ini, Pemkab Bolsel memberlakukan dengan perhitungan perjiwa.

Seperti yang diterima  Taher Pakaya warga Luwoo Kecamatan Posigadan. Dia menerima 15 kilo beras 5 kilo gula pasir, 75 butir telur ayam, minyak goreng 5 kilogram, ditambah lima bungkus garam.

“Penyaluran bantuan ini dihitung jumlah jiwa,” ujar Bupati.

Puluhan kendaraan yang membawa bantuan tampak berjejer mengarah ketiap kecamatan.  Setiap warga penerima di data berdasarkan usulan dari pemerintah desa.

“Kalau ada warga wajib menerima dan belum terdata, segera melapor ke dinas sosial. Nanti akan diverifikasi dan diberikan bantuan,” tambah Bupati.

Penyaluran bantuan itu dimulai dari desa Soguo Kecamatan Bolaang Uki dengan memperhatian protokoler kesehatan.

Menurut Bupati, penyaluran bantuan ini dipercepat mengingat warga akan menghadapi puasa.

“Masih ada dua tahap lagi penyaluran. Diharapkan, tetap berada di rumah dan jaga kesehatan,” ungkap Bupati.

Taher Pakaya usai menerima bantun mengaku bersyukur. Menurutnya dengan diberikan bantuan ini, akan dimanfaatkan untuk kebutuahan sehari-hari.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati bersama jajaran pemerintah daerah, yang telah menyalurkan bantuan. Ini akan sangat berarti untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Taher.

Taher mengaku memiliki tanggungan tiga orang anak ditamba satu istri. Dia juga kaget menerima 15 kilo beras bersama dengan bahan kebutuhan pokok lainnya.

Bupati ikut memantau jalannya penyaluran bantuan disetiap desa. Sebab penyaluran bantuan telah dibagi tugas ke sejumlah OPD disetiap kecamatan dan desa.

Kepala Dinas Sosial Bolsel Nasrudin Gobel menjelaskan, total penerima bantuan sembako berjumlah 22 ribu jiwa yang tersebar di 81 desa atau di tujuh kecamatan. Dia menjelaskan, bantuan ini adalah bantuan tahap pertama yang disalurkan ke 81 desa di 7 Kecamatan dengan mekanisme bantuan yaitu usulan dari setiap desa yang dihitung berdasarkan jumlah jiwa di masing – masing kepala keluarga serta berita acara ditanda tangani oleh setiap Kepala Keluarga terdampak.

Bantuan Sembako ini dilaksanakan bertahap terkhusus bagi masyarakat kurang mampu dan berpenghasilan rendah ke bawah. Total jumlah Bantuan yang disalurkan tahap pertama ini berjumlah 10.347 Kepala Keluarga atau 32.816 Jiwa. Adapun jumlah bantuan yang diterima setiap wajib penerima antara lain tiga kilogram beras, satu kiligram gula pasir, 15 butir telur ayam, minyak goreng 1 Liter dan 1 bungkus garam.

Bantuan sembako itu diantar langsung ke rumah-rumah penerima dengan dibuktikan dokumentasi serah terima bahan dan ditandatangani lewat berita acara penyerahan.

Nasarudin mengatakan, jika saat penyerahan kepala keluarga tidak berada di tempat, maka berita acara  ditandatangani oleh salah satu anggota keluarga yang terdaftar dalam kartu keluarga yang masih berlaku.

Para PNS dan tenaga kontrak juga akan ikut membantu dalam penyaluran berdasarkan wilayah pembagian yang sudah ditetapkan.(Adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses