Trans Sulawesi Longsor, Lima Jam Jalur Manado Gorontalo Putus Total

Kondisi Longsor yang terjadi di Desa Sampiro Kecamatan Sangkub Kabupaten Bolmut

TOTABUAN.CO BOLMUT – Jalur trans Sulawesi tepatnya di Desa Sampiro Kecamatan Sangkub Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) tertutup longsor Jumat (18/1/2019) jelang Subuh.

Tingginya intensitas hujan yang terjadi di wilayah itu membuat jalur yang menghubungkan Manado, Gorontalo dan Makasaar itu lumpuh akibat tertutup material longsor.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Sangkub IPDA Agus Sumandik mengatakan, terjadinya longsor akibat curah hujan kurang lebih tiga jam. Longsor menutupi badan jalan trans Sulawesi jurusan Manado-Gorontalo-Makasar, ujar Kapolsek Sangkub IPDA Agus Sumandik seperti dilansir tribratanewspolreskotamobagu.blogspot.com.

Untuk membuka jalur tersebut beberapa instansi seperti BPBD Bolmong Utara bersama TNI/Polri langsung menuju lokasi untuk membuka akses jalur yang tertutup.

“Pukul 07.30 Wita, satu unit Exavator tiba di lokasi mulai membuka akses jalan dan sampai saat ini kegiatan membuka akses jalan masih berjalan.

Kejadian longsoran bukan hanya meterial tanah yang menutupi badan jalan, akan tetapi disertai dengan pepohonan.

Pohon kayu yang ikut terseret longsor ikut menghantam tiang listrik  yang menyebabkan terjadi pemadaman aliran listrik.

Akibat dari peristiwa ini, terjadi antrian kendaraan berpuluh kilometer mulai dari arah Gorontalo dan Manado. Jalur tersebut sudah bisa dilalui, namun hanya bisa dilalui satu jalur.(**)

/2019).

Tingginya intensitas hujan yang terjadi di wilayah itu membuat jalur yang menghubungkan Manado, Gorontalo dan Makasaar itu lumpuh total.

Kapolsek Sangkub IPDA Agus Sumandik mengatakan, terjadinya longsor akibat curah hujan kurang lebih tiga jam. Longsor menutupi badan jalan trans Sulawesi jurusan Manado-Gorontalo-Makasar, ujar Kapolsek Sangkub IPDA Agus Sumandik seperti dilansir tribratanewspolreskotamobagu.blogspot.com.

Untuk membuka jalur tersebut beberapa instansi seperti BPBD Bolmong Utara bersama TNI/Polri langsung menuju lokasi untuk membuka akses jalur yang tertutup.

“Pukul 06.30 Wita, satu unit Exavator tiba di lokasi mulai membuka akses jalan,” ujarnya.

Longsor itu bukan hanya meterial tanah yang menutupi badan jalan, akan tetapi disertai dengan pepohonan. Pohon kayu yang ikut terseret longsor ikut menghantam tiang listrik  yang menyebabkan terjadi pemadaman aliran listrik.

Akibat dari peristiwa ini, terjadi antirian kendaraan berpuluh kilometer mulai dari arah Gorontalo dan dari Manado menuju Gorontalo. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses