Menu

Satu Jenazah Korban Tambang Bakan Belum Teridentifikasi

  Dibaca : 55 kali
Satu Jenazah Korban Tambang Bakan Belum Teridentifikasi
Ketua tim Post Mortem tim DVI Polda Sulut dr Paula Lihawa MforSc saat memberikan keterangan Pers terkait hasil identifikasi korban tambang Bakan

TOTABUAN.CO BOLMONG— Tim Disaster Victim Identification (DVI) Postmortem Polda Sulawesi Utara (Sulut) berhasil mengindentfikasi Lima jenazah korban tambang di Desa Bakan Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Lima jenazah itu yang berhasil ditemukan tim SAR gabungan Selasa (5/2/2019).

Ketua tim Post Mortem tim DVI Polda Sulut dr Paula Lihawa MforSc, mengatakan pihaknya menerima Sembilan kantong jenazah. Dari Sembilan kantong, Lima diantara berhasil diindentikasi dan langsung diserahkan ke pihak keluarga.

“Jadi lima jenazah sudah diketahui identitasnya karena ciri-ciri dan bekas luka di bagian tubuh korban,” ungkap Ketua tim Post Mortem tim DVI Polda Sulut dr Paula Lihawa MforSc yang didampingi Wakil Walikota Kotamobagu Nayodo Koerniawan saat memberikan keterangan pers di Rumah Sakit Kotamonbagu Selasa (5/2/2019).

Lima jenazah itu lanjutnya, yakni bernama Ranti Nanasi Alamat Desa Tudu Aog, Herlan Okong alamat Desa Mopusi, Novri Sumaia alamat Desa Padang Bintauna Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Ilham Gonibala asal warga Tanoyan dan Hajimi Mokodopit warga Desa Tudu Aog.

Menurut Lihawa, rata-rata korban teridentifikasi dengan tanda tato dan bekas luka di bagian tubuh mereka. Setelah dicocokkan dan dikonfirmasi ke pihak keluarga, ternyata benar.

Sejak pagi tim DVI menerima Sembilan kantong jenazah. Lima diantaranya teridentifikasi, satu jenazah masih dipending dan tiga kantong jenazah berisi potongan-potongan tubuh.

“Kalau satu jenazah kita masih pending, karena masih sulit diidentifikasi. Kita masih tunggu tim dari Manado untuk mencocokan. Sedangkan tiga potongan tubuh lainnya sudah diambil sampelnya dan nantinya akan dites DNA untuk dibawa ke laboratorium Mabes Polri,” jelasnya.

Untuk pakaian yang digunakan korban sudah tidak bisa dikenali lagi. Tim DVI masih menahan satu jenazah karena masih timbul keraguan soal identitas korban. Menurutnya lebih baik jenazah tersebut ditahan dari pada salah untuk menyatakan identitas korban. Sehingga masih dipending sambil menungu tim dari Manado untuk dicocokan, pungkasnya.(**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional