Menu

DVI Polda Sulut Beber Ciri-Ciri Jenazah Korban Longsor Bakan

  Dibaca : 44 kali
DVI Polda Sulut Beber Ciri-Ciri Jenazah Korban Longsor Bakan
Ketua tim Post Mortem tim DVI Polda Sulut dr Paula Lihawa MforSc saat memberikan keterangan kepada wartawan

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU – Setelah melalui hasil pemeriksaan dan identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Postmortem Polda Sulawesi Utara (Sulut) akhirnya berhasil mengindentfikasi satu jenazah korban longsor tambang di Desa Bakan Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmog) yang berhasil ditemukan tim SAR gabungan.

Berdasarkan keterangan dari kepala tim Post Mortem tim DVI Polda Sulut dr Paula Lihawa MforSc, bahwa satu jenazah atas nama Juslan Rantenilu Umur 36 Tahun warga Tanoyan Lolayan.

“Alhamdulilah sudah terindentifikasi dan sudah diserahkan ke keluarga untuk kemudian dimakamkan,” ujar Kepala Tim Post Mortem tim DVI Polda Sulut dr Paula Lihawa MForSc yang didampingi Wakil Walikota Kotamobagu Nayodo Koerniawan dan Dirut RSUD Kotamobagu Wahdania Mantang kepada wartawan Senin (4/3/2019).

Lihawa menjelaskan, dari hasil identifikasi bahwa kondisi jenazah masih dalam utuh. Selain itu dari hasil pemeriksaan dan kemudian dicocokan dengan laporan orang hilang, ada tanda khas dari jenazah yang diiyakan oleh istri korban. Yakni Tato di bagian leher berbentuk bunga mawar dan kemudian tato di bagian tangan bertuliskan nama almarhum.

“Kalau pakaian sudah tidak ada lagi. Sedangkan di saku celana yang digunakan Almarhum ada dompet berisi beberapa uang dan obat. Setelah itu dicocokan ternyata sama,” jelasnya.

Selain itu paket yang kedua lanjutnya, adalah sepotong kaki kanan yang terisi di dalam sepatu boot berwarna kuning. Lihawa sendiri tak menjelaskan jika kaki tersebut milik siapa. Terkecuali katanya, harus dibuktikan dengan hasil pemeriksaan DNA dan kemudian lewat hasil pemeriksaan laboratorium di Mabes Polri.

“Akan kita lihat cocok dengan yang mana. Karena semua pelapor yang ada hubungan dengan korban, sudah diambil sampel DNA nya,” tambahnya.

Dia mengimbau untuk keluarga yang merasa ada kehilangan keluarga, segera melapor ke Posko. Nantinya akan ditulis data-data korban.

“Jika pelapor ada orang tua atau kakak adik korban akan diambil data DNA nya. Hal itu dilakukan untuk lebih memudahkan tim DVI untuk bekerja,” tandasnya.

Untuk sepotong kaki kanan yang ditemukan itu, sudah langsung akan dikuburkan di lokasi pemakaman di Desa Mopait Kecamatan Lolayan yang sudah disiapkan oleh Pemkab Bolmong.(*)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional