Menu

Ini Kata Amalia Landjar Usai Dilantik Sebagai Tonaas Wangko Laskar Manguni Boltim

  Dibaca : 52 kali
Ini Kata Amalia Landjar Usai Dilantik Sebagai Tonaas Wangko Laskar Manguni Boltim
Amalia Ramadhan S Landjar

TOTABUAN.CO BOLTIM –Ketua DPP Lanskar Manguni Indonesia Hanny Pantouw melantik Amalia Ramadhan S Landjar sebagai Ketua DPD Laskar Manguni Indonesia (LMI) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sabtu (16/2/2019).

Proses pelantikan itu, turut dihadiri ratusan anggota LMI, termasuk pengurus LMI dari luar Sulawesi Utara. Tarian Kawasara lengkap dengan pakaian adat Minahasa itu, ikut mengisi proses pelantikan tersebut.

Amalia Ramadhan S Landjar saatmenerima pataka usai dilantik sebagai Ketua DPD LMI Boltim

Amalia dilantik dengan mengucapkan sumpah janji tunduk  kepada Anggaran Dasar Rumah Tanggan (AD/TR) organisasi, serta patuh dan taat kepada Pancasila, UU 45 serta setia kepada NKRI. Usai membacakan sumpah janji, anak dari Bupati Boltim Sehan Landjar itu, menerima  Pataka dari Ketua DPP LMI.

Dalam pidato singkatnya, Amalia mengatakan bahwa LMI adalah organisasi adat nusantara dan bukan milik suatu agama ataupun suku tertentu.

Awalnya kata dia, tak ingin masuk ke LMI. Namun setelah dipelajari lebih dalam, dia tertarik karena dia menilai organisasi ini sebagai wadah dalam mengembangkan adat yang ada di Bolaang Moongondow Raya.  

“Organisasi ini adalah milik kita semua. Hari ini dibuktikan dengan dilantiknya Saya yang berdarah Mongondow-Gorontalo,” ujar Ama sapaan akrabnya.

Dengan dilantiknya pengurus DPD LMI Boltim, kata Dia, juga untuk menepis stigma masyarakat bahwa LMI adalah organisasi yang mengedepankan suku dan agama tertentu. “LMI milik seluruh adat yang ada di nusantara termasuk suku Mongondow. Adat dan budaya Mongondow kita akan pertahankan,” sebutnya.

Amalia Ramadhan S Landjar bersama Ketua DPP LMI Hanny Pantouw

Ketua DPP LMI Pendeta Hanny Pantouw atau Tonaas Wangko mengaku takjub dengan apa yang disampaikan Amalia Ramadhan S Landjar saat berpidati tanpa teks. Menurutnya, kehadiran Amalia, sebagai suatu kekuatan baru di LMI. Dia yakin kehadiran Amalia di LMI akan membawa warna baru di organisasi LMI.

Selama ini lanjut Pantouw, banyak orang salah paham tentang LMI yang diidentikan dengan agama dan suku tertentu, namun hal itu dibantahnya.

“Saya katakan tidak seperti itu, karena sudah disepakati sejak awal berdirinya LMI bahwa LMI adalah ormas adat nasional,” tegasnya.

Dia menegaskan LMI akan selalu berada di garda depan untuk mempertahankan Indonesia.

“Kita komitmen untuk menjaga keutuhan NKRI,” tandasnya.

Amalia Pinjam Panggung

Di atas panggung saat berpidato usai dilantik menjadi Ketua DPD LMI Boltim, Amalia Ramadhan S Landjar tak menampik jika dirinya sebagai calon anggota legislatif (Caleg) untuk DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Di hadapan ratusan anggota LMI, masyarakat dan para undangan yang hadir, Amalia minta izin sekaligus meminta maaf karena harus menyampaikan hal tersebut.

“Mohon maaf kepada Pak Bupati dan Wakil Bupati serta semuaq yang hadir. Bahwa saya ikut sebagai kontestan politik. Saya caleg DPR RI dari Partai Amanat Nasional,” bebernya Amalia yang disambut aplaus.

Dia mengatakan, meski panggung ini dalam rangka memperingati Tiga tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Boltim Sehan Landjar-Rusdi Gumalangit, namun hal itu patut disampaikan ke anggota LMI.

Dia berjanji, siap menjalankan tugas setelah didapuk sebagai Ketua DPD LMI Boltim.(**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional