Menu

Bupati Bolmong Resmikan Kampung KB di Desa Solimandungan

  Dibaca : 38 kali
Bupati Bolmong Resmikan Kampung KB di Desa Solimandungan
Pemukulan Gong: Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow saat meresmikan kampung KB

Advertorial

Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow mencanangkan Kampung Keluarga Berencana (KB) di Desa Solimandungan II, Kecamatan Bolaang Jumat (12/10/2018).

Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow menandatangani prasasti pencanangan kamoung KB

Kampung KB tersebut nantinya menjadi pusat percontohan dalam menjalankan program keluarga sejahtera dan berkualitas.

Pembentukan Kampung KB di 13 Desa 12 Kecamatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden, serta sebagai langkah nyata dari nawa cita ke-13, agar manfaat Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dirasakan langsung oleh masyarakat.

Bupati Bolmong saat memberikan sambutan dalam pencanangan kampung KB,

Bupati mengatakan, kampung KB merupakan miniatur pelaksanaan program KB secara terpadu dan komprehensif di tingkat desa dan kelurahan. Di mana dalam penerapannya memudahkan program KB dengan program pembangunan lainnya seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi sosial-budaya dan berbagai program penting lainnya.

“Kampung KB ini harus memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan sempurnanya. Sekaligus sebagai wadah untuk memberikan akses pelayanan informasi pendidikan,”ucapnya.

Program KB lanjut Bupati, harus dianggap secara serius agar tidak menjadi ledakan penduduk di masa yang akan datang, karena hal ini merupakan tanggung jawab kita semua, baik pemerintah, pihak suasta maupun masyarakat.

Dukungan Warga: Pencanangan kamppung KB mendapat dukungan warga

“Desa ini kan sudah dicanangkan sebagai kampung KB, maka harus dibuktikan seluruh pasang usia subur yang berada di desa Solimandungan II harus menjadi peserta KB aktif. Karena jumlah penduduk yang besar harus berkualitas,”ungkapnya

Selain itu kampung KB mengingatkan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bolmong, untuk terus mensosialisasikan program “Dua Anak Cukup” dan menghindari “4T” karena selogan ini merupakan potret keluarga ideal.

“Program dua anak cukup bisa membentuk keluarga sejahtera, menjadi kehidupan keluarga saling tolerant dan menghormati serta saling berbagi kasih saying. Jangan lupa juga menghindari 4T atau terlalu mudah menikah, terlalu banyak anak, terlalu dekat jaraknya, dan terlalu tua menikah,” tambahnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, seluruh Kepala SKPD, Sangadi,  BPD, BKMT, Tokoh Masyarakat,  dan warga masyarakat.

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional