Menu

Awas, Abdi Karya dan Dragon Masih Jual Makanan Kadaluarsa

  Dibaca : 183 kali
Awas, Abdi Karya dan Dragon Masih Jual Makanan Kadaluarsa
Sidak di salah satu Supermarket yang dilakukan tim gabungan Disperindagkop-UKM Kotamobagu

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU — Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Kotamobagu menyatakan masih menemukan produk makanan kadaluarsa yang masih terpajang di rak. Hal itu terbukti saat tim gabungan melakukan sidak di sejumlah toko dan supermarket yang ada di Kota Kotamobagu Senin (5/12). Barang kadaluarsa yang ditemukan di rak Supermarket Abdi Karya dan Supermarket Dragon itu seperti susu dan makan bayi.

“Kami masih menemukan produk makanan yang diketahui kadaluarsa dan masih terpajang di rak,” kata Kadis Disperindagkop dan UKM Kotamobagu Herman Arai.

Dia mengatakan, produk makanan kadaluarsa itu ditemukan ketika dilakukan saat lakukan pemeriksaan jelang Natal dan Tahun Baru.

Petugas menemukan sejumlah produk seperti susu dan makanan kaleng, makanan bayi  yang terbukti sudah tidak layak jual atau kadaluarsa.

Herman mengimbau masyarakat berhati-hati memilih dan membeli produk makanan di supermarket. Jika produk yang dipilih dan hendak dibeli itu sudah kadaluarsa, jangan dibeli.

“Pemeriksaan terhadap makanan dan minum akan terus kami dilakukan. Sebab jelang Natal dan Tahun Baru minat beli masyarakat akan membludak,” katanya.

Pengawasan terhadap produk makanan dan minuman kadaluarsa akan terus dilakukan karena itu merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan.

Selain di dua supermarket yakni Abdi Karya dan Dragon, rim gabungan juga melakukan pemeriksaan di Paris Supermarket. Namun perugas tidak menumukan bahan makanan kaduluarsa. Hanya saja kemasan barang yang di pajang sudah penyot atau kalengnya berkarat.

“Kita juga ingatkan untuk manajemen Supermarket untuk tidak menjual kemasan yang penyot dan berkarat. Begitu juga dengan mendekati kadaluarsa untuk tidak dijual,” tegas Herman.

Dia mengharapkan masyarakat dan pemilik toko memberitahukan jika melihat oknum yang menjual produk ilegal. Jika ada, segera laporkan ke pihak berwajib. Pengawan ini bertujuan untuk memenimalisir produk yang sengaja atau tidak, dipajang dan dijual kepada masyarakat tanpa diketahui sudah tidak layak atau kadaluarsa, katanya. (**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional