Menu

BPBD Bolmong Optimis Tekan Pengurangan Risiko Bencana

  Dibaca : 70 kali
BPBD Bolmong Optimis Tekan Pengurangan Risiko Bencana

TOTABUAN.CO BOLMONG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) optimis untuk menekan indeks resiko bencana di daerah tersebut.

Hal itu dikatakan Kepala BPBD Bolmong Chany Wayong saat menghadiri peringatan  bulan pengurangan resiko bencana tahun 2017 yang  dilaksanakan di Tiga kabupaten / kota di Provinsi Papua Barat, yakni Kota Sorong, Kabupaten Sorong, dan Kabupaten Raja Ampat muai 23 – 24 Oktober 2017.

Chany mengatakan pengurangan resiko bencana harus dilakukan disetiap wilayah terutama daerah pusat kawasan pertumbuhan ekonomi. BPBD juga bersama sejumlah instansi terkait menandatangani nota kesepahaman tentang penurungan indeks resiko bencana.

Menurut dia, penandatangan nota kesepahaman tersebut sejalan dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2015-2019. Setiap daerah berperan menurunkan 30 persen angka indeks risiko bencana, termasuk di Bolmong.

Dia mengutarakan, terdapat 12 jenis ancaman bencana yang harus diwaspadai. Seluruh pihak, baik pemerintah masyarakat maupun swasta harus bersinergi.

“Dengan kesepahaman pengurangan risiko bencana ini dicanangkan, mulai dari diri sendiri, keluarga, tetangga, teman, kerabat dan lingungan masyarakat hingga institusi pemerintah, swasta, akademisi dan para praktisi agar saling membangun sinergitas dalam rangka pengurangan risiko bencana di Bolmongt,” sebutnya.

Pengurangan resiko bencana adalah rangkaian upaya yang dilakukan secara sistematis untuk menganalisa resiko dampak terhadap kehidupan dan penghidupan manusia.

“Setelah hampir Satu dekade upaya penanggulangan bencana di Indonesia dilaksanakan, telah banyak kemajuan dan capaian dalam membangun ketangguhan bangsa terhadap bencana,” katanya.

Namun, besarnya bencana mengurangi bencana perlu terus dimonitor dan evaluasi agar upaya-upaya tersebut tidak hanya mengurangi risiko yang ada namun diharapkan dapat mengurangi risiko baru. Investasi PRB harus selalu dilakukan secara khusus dan agar dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

Oleh karena itu Indonesian Nations International Strategy for Disaster Reduction) telah menetapkan tanggal 13 Oktober sebagai hari es pengurangan risiko bencana internasional (International Day for Disaster Risk Reduction). Hari Peringatan Pengurangan Risiko Bencana ini menjadi pengingat sekaligus atas kemajuan, kesuksesan, capaian  dalam ketetapan dampak di Indonesia.(**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional