10:07 am - Friday, 24 March 2017

Pemkab Bolmong Pacu Pengoperasian RSUD di Lolak

Redaksi 0 respond
Pemkab Bolmong Pacu Pengoperasian RSUD di Lolak

Penjabat Bupati Bolmong Adrianus Nixon Watung saat melihat kesiapan RS di Desa Padang Lolak

TOTABUAN.CO BOLMONG – Pemkab Bolaang Mongondow (Bolmong)  terus memacu pengoperasian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Bolaang Mongondow (Bolmong) yang berada di Desa Padang Kecamatan Lolak. Bahkan, November ini diupayakan pengoperasia RSUD akan dimulai.

Penjabat Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Adrianus Nixon Watung mengatakan, pada tahap awal pengoperasian ini, baru ada Unit Gawat Darurat (UGD) dan Poliklinik.

“Tahap awal pengoperasian kita siapkan dulu Poliklinik dan UGD,” katanya.

Ia menjelaskan, dengan beroperasinya RSUD di Ibu Kota Kabupaten Bolmong, bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi ke depan.

“Setidaknya pertumbuhan ekonomi bisa meningkat dengan hadirnya rumah sakit,” ujarnya.

Pemerintah kabupaten lanjut Nixon terus berupaya mewujudkan keinginan warga yang menginginkan fasilitas kesehatan yang layak di ibu kota dapat terwujud.

“Artinya masyarakat sudah tidak menempuh jarak yang cukup jauh ke luar daerah Bolmong. Apalagi di Kecamatan Lolak hanya ada Puskesmas saja,” katanya.

Sementara itu, pemindahan RSUD dari Kota Kotamobagu (KK) ke Bolmong ini mendapat apresiasi dari sejumlah warga.

“Upaya Pemkab mempercepat pengoperasian RSUD di Lolak patut mendapat apresiasi,” kata Risbudi Damopolii, warga Desa Mongkoinit Kecamatan Lolak.

Selama ini katanya, untuk mendapatkan pelayanan RS, hingga kini warga harus ke luar Bolmong seperti ke KK. Kondisi itu mebuat biaya yang harus dikeluarkan membengkak. Mulai dari transportasi hingga biaya penginapan keluarga saat di luar daerah.

“Selama belum ada RS di Bolmong maka banyak biaya tambahan yang harus dikeluarkan warga. Solusinya, RS di Bolmong harus segera diopersikan,” ujarnya.

Selama ini, untuk melayani warga, Bolmong hanya mengandalkan 18 Puskesmas.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmong, Rudiawan, 18 Puskesmas itu tersebar di 15 kecamatan. Dari 18 Puskesmas tersebut, sebanyak 5 Puskesmas berstatus rawat inap.

“Kita terus berusaha memberikan pelayanan yang nyaman dan baik kepada masyarakat yang akan datang ke Puskesmas. Sebanyak 5 Puskesmas berstatus rawat inap. Pelayanannya 1X24 jam, ada pergantian perawat jaga. Kalau 13 Puskemas masih berstatus rawat jalan. Mudah-mudahan, ke depan bisa menjadi rawat inap semua,” katanya. (Mg3)

 

News Feed
Don't miss the stories followtotabuan.co and let's be smart!
Filed in
Bolmong Sementara Masih Aman Kasus Flu Burung

Bolmong Sementara Masih Aman Kasus Flu Burung

DPRD Konsultasi Peralihan Sistem RSDB

DPRD Konsultasi Peralihan Sistem RSDB

Related posts
Your comment?
Leave a Reply