2:20 am - Tuesday, 28 March 2017

Indomaret Point Incar Kotamobagu

Redaksi 1 respond
Fico Mokodompit

Fico Mokodompit

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU—Setelah Indomaret yang mulai beroperasi di Kotamobagu, kini salah satu gerai yang bergerak dibidang makanan siap saji Idomaret Point mulai incar Kotamobagu. Konsep Indomaret Point bukan untuk menjual kebutuhan sehari-hari, akan tetapi bergerak dibidang makanan siap saji fastfood sekaligus menyiapkan tempat nongkrong selama 1×24 jam dengan harga terjangkau.

Kepala Bidang Perizinan Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) Kotamobagu Fico Mokodompit mengatakan, meski belum secara resmi masuk di Kotamobagu, akan tetapi Kotamobagu mulai jadi incaran para pengusaha untuk datang berinvestasi di Kotamobagu.

“Kalau untuk melakukan pengoperasian belum tapi sudah mulai jadi incaran,” tuturnya.

Ia menjelaskan sebelum beroperasi di Kotamobagu masih akan dilihat soal izin prinsip. Sebab selain menjual makanan siap saji, konsep Indomaret Point juga menyiapkan tempat nongkrong.

“Jadi konsepnya menjual makanan siap saji sekaligus ada tempat nongkrong. Tempat duduk yang berhadapan lansung yang tersedia ruangan indoor,” tuturnya.

Namun diakui belum bertemu dengan pihak pengelolah Indomaret Point, namun Fico mengaku jika Kotamobagu sudah menjadi kota incaran.

“Kita tinggal tunggu seperti apa konsep perijinan mereka. Sebab setelah kita menerima ijin prinsip masih akan dilaporkan lagi ke Wali Kota,” tandasnya.

Diketahui di Indomaret Point saat ini sudah beroperasi di Manado. Indomaret kini tidak hanya hadir menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga, namun Indomaret Point juga menyuguhkan suasana santai dengan sajian makanan yang disediakan dilengkapi live music yang menghibur setiap weekend. (Mg2)

News Feed
Don't miss the stories followtotabuan.co and let's be smart!
Filed in

Jam Kerja ASN Pemkot Kembali Normal

Lokasi Rumah Sakit Datoe Binangkang Direncanakan Bakal Dibangun  Mall

Related posts
One Response to “Indomaret Point Incar Kotamobagu”
  1. Irwan Uadi
    # 13/07/2016 at 4:15 AM

    Semoga pemerintah daerah dapat mengambil langkah yang tegas. Jangan terlena dengan besarnya modal yang masuk. Bila perlu pemerintah yang buat tempat semacam itu, lalu masyarakat kecil diberi tempat didalamanya. Itu baru langkah yang tepat, masyarakat harus selalu dinomor satukan, bukan para pemodal yang masuk lalu menggusur para pedagang pribumi…
    #BMR

Leave a Reply