4:18 pm - Friday, 24 March 2017

Dana Desa Harus Berdasarkan Hasil Musyawarah

Redaksi 0 respond

Salihi Mokodongan saat melantik kepala desaTOTABUAN.CO BOLMONG – Pembangunan desa yang dilakukan menggunakan dana desa dijamin bebas intervensi. Sebab kata Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Salihi Mokodongan, pembangunan yang dilakukan berdasarkan musyawarah desa.

“Musyawarah desa adalah forum tertinggi di tingkat desa. Keputusannya tidak diintervensi oleh siapapun termasuk Pemkab,” katanya Senin (2/5).

Bupati mengatakan pembangunan berbasis pembangunan desa berdasarkan Undang-Undang Nomor:6 Tahun 2014 (UU No:6/2014) Tentang Desa.

“Pengambilan keputusannya berdasarkan Peraturan Menteri Desa Nomor:2 Tahun 2015 (Permendesa No:2/2015) Tentang Pedoman Tata Tertib dan Mekanisme Pengambilan Keputusan Musyawarah Desa, ujarnya.

Menurutnya, dalam hal ini, warga desa lah yang memutuskan masa depannya di bawah pembinaan unsure pemerintah di atas seperti camat dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Untuk itu, konsultasi dan koordinasi diperlukan. Agar, musyawarah desa tidak terkontaminasi dengan kepentingan politik tertentu,” katanya.

Di Bolmong sendiri, kenaikan dana desa terjadi pada 2016 ini. Tak tanggung-tanggung, kenaikan dana yang diperuntukkan bagi pembangunan desa itu mencapai dua kali lipat dari sebelumnya atau mengalami kenaikan sebesar 100 persen.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong Ashari Sugeha, menjelaskan jika pada 2015 Bolmong mendapat kucuran  Rp53 miliar untuk program dana desa, maka pada 2016 ini jumlah tersebut meningkat signifikan mencapai Rp119 miliar untuk 200 desa di 15 kecamatan di Bolmong. “Dana desa yang masuk di Bolmong untuk tahun ini sebesar Rp119 miliar,” katanya. (Mg3)

News Feed
Don't miss the stories followtotabuan.co and let's be smart!
Filed in

Pengelola Keuangan Harus Profesional  

Pemkab Bolmong Bentuk Pengurus Dewan Pendidikan

Related posts
Your comment?
Leave a Reply