12:17 am - Monday, 23 January 2017

Pemkot Gandeng Praja IPDN Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba

Redaksi 0 respond

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU – Pemkot Kotamobagu menggandeng Nindya Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Utara dalam menggelar Ceramah dan Sosialisasi Tentang Bahaya Narkoba Bagi Kalangan Siswa SMA sederajat di Kota Kotamobagu. Selasa (29/3).

Kegiatan yang dilaksanakan di aula SMA Negeri 3 Kotamobagu tersebut, pemkot dalam hal ini Badan Narkotika Nasional (BNN) Kotamobagu, Dinas Kesehatan dan Sat Pol PP, bersama beberapa perwakilan Nindya Praja IPDN, serta pelajar SMA Negeri 3.

Kepala Kantor BNN Kotamobagu, Gunawan Damopolii mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan guna untuk program pemberantasan narkoba.

“Kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak kemarin (28 Maret) di SMA Negeri 1 kotamobagu dan hari ini di SMA 3. Di kegiatan ini kami memberikan ceramah mulai dari bahaya narkoba, peraturan perundang-undangan tentang narkoba dan cara memberantas narkoba,” jelas Gunawan, siang tadi.

Ia menambahkan pemkot terus berupaya dalam hal pemberantasan dan penanggulangan narkoba di wilayah Kota Kotamobagu.

“Ada tiga jenis narkoba yakni narkotika, psikotropika dan
alkohol atau bahan adiktif sebagai zat atau obat yang berasal dari tanaman maupun tidak, juga dari sintesis maupun tidak, yang dapat menurunkan rasa terhadap saraf dan pembuluh darah sampai pada kerusakan otak,” tutur Gunawan.

Kepala Sat Pol-PP, Sahaya Mokoginta menambahkan pemkot sangat mengantisipasi masuknya peredaran narkoba di Kotamobagu sehingga pihaknya berupaya untuk melaksanakan giat operasi.

“Peredaran narkoba di Indonesia seperti yang kita ketahui meningkat setiap tahunnya. Seperti pada tahun 2008 pengguna narkoba 3,6 juta orang, sedangkan pada tahun 2011 meningkat 4,2 juta dari total penduduk Indonesia. Sedangkan pada tahun 2015 penguna 2,8 % dari jumlah penduduk atau sekitar 5,1 juta, sehingga itu kami akan terus melakukan patroli untuk mengantisipasi peredaran narkoba, apalagi yang sangat memprihatinkan pengguna narkoba terbanyak ada di lingkungan sekolah,” tegas Sahaya. (rez/ryo)

News Feed
Don't miss the stories followtotabuan.co and let's be smart!
Filed in

Pemkot Sambut Baik Jasa Pesan Antar Makanan

Astaga! Kotamobagu Kekurangan Guru Bahasa Indonesia

Related posts
Your comment?
Leave a Reply