Menu

Handrian dan Hana Jawara Uyo’ dan Nanu’

  Dibaca : 13 kali
Handrian dan Hana Jawara Uyo’ dan Nanu’
Grand final pemilihan Uyo’ dan Nanu’ Bolmong 2016 berhasil mengantarkan Handrian Kawuwung sebagai Uyo’ dan Hana Mokodompit sebagai Nanu’ Bolmong 2016.
 Grand final pemilihan Uyo’ dan Nanu’ Bolmong 2016 berhasil mengantarkan Handrian Kawuwung sebagai Uyo’ dan Hana Mokodompit sebagai Nanu’ Bolmong 2016.

Grand final pemilihan Uyo’ dan Nanu’ Bolmong 2016 berhasil mengantarkan Handrian Kawuwung sebagai Uyo’ dan Hana Mokodompit sebagai Nanu’ Bolmong 2016.

TOTABUAN.CO BOLMONG – Grand final pemilihan Uyo’ dan Nanu’ Bolaang Mongondow (Bolmong) 2016 yang berlangsung hingga pukul 02.00 Wita, Minggu (20/3) di Gedung Rahmadina Convention Hall Kecamatan Lolak, menghantarkan Handrian Kawuwung dan Hana Mokodompit sebagai jawara dalam ajang pemilihan putra putri berbakat Bolaang Mongondow (Bolmong) 2016.

Handrian dengan nomor peserta 13 berhasil meraih predikat Uyo’ 2016, sedangkan Hana dengan nomor peserta 8 terpilih sebagai Nanu’ 2016. Keduanya berhak mewakili Bolmong dalam ajang pemilihan Nyong dan Noni Sulawesi Utara (Sulut).

Malam grand final Uyo’ dan Nanu’ itu  2016 dihadiri pejabat Pemkab Bolmong, Ikatan Nyong dan Noni Sulut, Putri Kota Kotamobagu serta warga.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong Ashari Sugeha, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah menciptakan generasi muda yang berbakat, memiliki kecintaan terhadap daerah, mempromosikan pariwisata kepada daerah luar, memberikan kesempatan kepada putra-putri untuk menpelajari dan memahami kebudayaan daerah agar bisa dilestarikan. “Ini menjadi media kepada putra-putri tetbaik daerah untuk menggali dan mengembangkan minat serta bakat sebagai role mode kepada putra-putri Bolmong,” katanya..

Ketua Panitia Pemilihan Uyo’ dan Nanu’, Rina Mahune, mengatakan bersyukur karena iven tahunan ini telah berhasil dilaksanakan dengan baik. “Harapan saya, pemenang Uyo’ dan Nanu’ dapat memberikan yang terbaik ketika mewakili Bolmong di ajang Nyong Nuni Sulut dan menjadi duta pariwisata Bolmong,” ujarnya.

Hana yang berstatus pelajar SMA Negeri 1 Dumoga mengaku bersyukur dengan pencapaian yang ia peroleh dalam ajang ini. “Saya sangat bahagia dan senang walaupun peserta termuda (16 tahun). Kesuksesan tidak memandang faktor usia, namun bagaimana sebagai anak muda untuk menggali kelebihan agar mampu mengembangkan diri demi Bolmong ke depan,” katanya.

Harapannya sebagai Nanu Bolmong akan terus mengembangkan diri dan lebih giat belajar. “Kebudayaan tidak beloh dilupakan, menggali dan memotivasi para generasi muda, terlebih memiliki usaha sendiri serta memberikan diri bagi Bolmong demi masa depan,” ujarnya.

Uyo” Bolmong 2016, Handrian Kawuwung, juga mengaku sangat beryukur kepada Tuhan karena bisa mencapai keberhasilan menjadi Uyo’ Bolmong. “Tentunya saya akan memberikan yang terbaik buat Bolmong demi kemajuaan daerah yang begitu kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) termasuk bidang pariwisata serta adat istiadat daerah,” katanya. (rez)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional