Menu

Berburu Angpau di Kelenteng Gondomanan

  Dibaca : 4 kali
Berburu Angpau di Kelenteng Gondomanan

berburu angpao

TOTABUAN.CO – Kelenteng Fuk Ling Mau Gondomanan dikunjungi warga Tionghoa dari berbagai daerah. Penduduk setempat yang berharap angpau juga ikut memadati kelenteng.

Pada hari raya Imlek, Kelenteng Fuk Ling Mau Gondomanan Yogyakarta ramai dikunjungi warga Tionghoa untuk bersembahyang. Kelenteng bersejarah yang terletak di Jalan Brigjen Katamso Yogyakarta ini juga jadi sasaran warga yang berharap angpau.

Sementara di luar kelenteng, nampak puluhan warga mengantre berharap mendapatkan angpau. Saat beberapa pengunjung kelenteng membagikan angpau, warga pun berebut untuk mendapat angpau tersebut. Belasan personel polisi melakukan pengamanan di lokasi.

“Semalam lebih banyak. Semalem dapat Rp 100 ribu. Karena yang dateng banyak,” kata salah satu warga yang mengantre angpau, Juminem (50) di lokasi.

Memang tidak semua pengunjung kelenteng mau membagikan angpau kepada warga. Beberapa pengunjung yang membagikan angpau terlihat membawa satu bendel uang pecahan Rp 2 ribuan.

Salah satu pengunjung kelenteng asal Medan, Yen Lisa (21) mengatakan di tahun monyet api ini berharap rezeki lancar, kesehatan, didekatkan jodohnya serta mendapatkan keberuntungan yang lebih baik. Ia datang ke kelenteng ini bersama dengan teman-temanya sesama mahasiswa di Yogya yang berasal dari Medan, Bogor, Padang, dan lain-lain.

“Kita kan nggak bisa pulang, jadi ngerayain Imlek di sini. Kita ngerayain sesama perantau di sini,” kata Yen Lisa di Klenteng Fuk Ling Miau.

Ketua pengurus Kelenteng Fuk Ling Miau Gondomanan Yogyakarta, Angling Widjaya mengatakan pengunjung kelenteng tidak hanya dari DIY tetapi juga dari kota-kota lain. Siapapun diperbolehkan datang ke kelenteng ini untuk sembahyang.

Kelenteng Fuk Ling Miau merupakan kelenteng bersejarah dan telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya oleh pemerintah. Klenteng ini dibangun di atas tanah keraton hibah dari Sri Sultan Hamengku Buwono II.

Kelenteng tersebut merupakan hadiah dari Raja Sri Sultan HB II untuk selirnya yang berasal dari Tiongkok. Beberapa ornamen dan perabotan di kelenteng di datangkan langsung dari Tiongkok.

Sumber:detik.com

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional