8:37 am - Monday, 27 March 2017

Kata Sehan, Ini Bukan Blusukan Tapi Kebiasaan

Redaksi 0 respond
Sehan Landjar saat mengunjungi pasien di rumah sakit

Sehan Landjar saat mengunjungi pasien di rumah sakit

TOTABUAN.CO BOLTIM–Meski tidak menjabat lagi sebagai bupati, namun calon petahana Sehan Landjar tetap memelihara kebiasaanya menjenguk para pasien asal Bolmong Timur (Boltim) yang tersebar dibeberapa rumah sakit di Kota Kotamobagu.

Selasa (01/12), Eyang sapaan akrab Sehan Landjar tampak mengunjungi beberapa pasien di RSU Monompia Kotamobagu. Malah mantan bupati periode 2010 – 2015 ini tak sungkan berbagi suka dukanya dengan keluarga pasien tersebut.

Eyang mengaku, kedatangannya dibeberapa rumah sakit tersebut tidak lain hanya ingin bersilaturahmi dengan para warga yang sedang sakit. “Ini bukan blusakan. Tapi sudah menjadi kebiasaan saya,” kata Eyang.

Tak pelak, kesempatan itu dimanfaatkan warga untuk berfoto bersama dengan calon bupati nomor urut 1 ini.

“Walau sudah tidak menjabat sebagai kepala daerah, kedatangan saya ke beberapa rumah sakit yang ada di Kotamobagu semata – mata ingin bersilaturahmi saja dengan warga,” tambahnya.

Dia menjelaskan, kunjungan ke sejumlah rumah sakit tersebut bukan bagian dari kampanye politik selaku peserta Pilkada Boltim. Hal ini sudah jadi tradisi semenjak jadi Bupati. Sehingga kebiasaan ini sulit saya tinggalkan.

“Ada banyak hal yang saya dapat dari keluhan mereka. Tentu ini adalah masukan yang positif bila saya dipercayakan lagi oleh masyarakat Boltim,” kata Eyang lagi.

Malah beberapa keluarga pasien, mengaku, sangat senang atas perhatian yang diberikan Sehan Landjar walau sudah tidak menjabat sebagai bupati. “Selain member motivasi, kami senang sudah didatangi. Apalagi Eyang  tak ragu berbagi keluh kesah meski tidak menjabat sebagai bupati,” tutur Max warga Lanut. (Has)

Don't miss the stories followtotabuan.co and let's be smart!
Filed in

DKP Boltim Kewalahan Atasi Bom Ikan

Candra Optimis Dulang 35 Persen Suara di Pilkada Boltim

Related posts
Your comment?
Leave a Reply