4:00 pm - Wednesday, 18 January 2017

Guru di Kotamobagu Banyak Yang Masih Gaptek

Redaksi 0 respond

JpegTOTABUAN.CO KOTAMOBAGU–Kurang pahamnya menggunakan komputer membuat sejumlah guru yang ikut uji kopetensi guru (UKG) terlihat kesulitan.

Kegiatan UKG yang dilaksanakan di dua tempat yakni SMK Cokroaminoto dan SMK Negeri 1 Kotamobagu Senin (9/11) itu, sebagai langkah awal sebelum melaksanakan uji kopetensi. Setiap guru mendapat bimbingan dari para Operator sehingga mempermudah para guru menggunakan Komputer.

“Para peserta Guru yang mengikuti UKG, mendapat bimbingan dari para Operator yang sudah ada di setiap sekolah pelaksanaan kegiatan UKG. Sehingga bisa mempermudah bagi guru yang belum bisa mengoperasikan Komputer,” ujar Reky Iroth, salah satu Panitia Pengawas Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulut.

Menurutnya kegiatan UKG yang dilaksanakan itu tidak hanya mengukur kemampuan guru dalam bidang keilmuan tapi juga dalam menguasai bidang Teknologi Informasi (IT).

“Kegiatan ini paling bergengsi dan semua guru berantusias mengikutinya, namun dari kegiatan ini tidak hanya mengukur kemampuan guru dalam bidang keilmuan saja, namun juga dalam menguasai bidang komputer,” tambahnya.

Salah satu guru yang ikut uji koptensi mengaku masih kesulitan menggunakan Komputer. Dia mengaku karena tidak pernah belajar komputer.

“Tapi saya tetap semangat dan terus berusaha karena ini tantangan. Hitung-hitung tambah pengalaman di bidang komputer,” kata guru di salah satu TK di Kotamobagu ini.

Kepala dinas Pendidikan Pemuda Dan Olah Raga (Disdikpora) Kotamobagu, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar Dan Menengah (Dikdasmen) Ariono Potabuga mengatakan, memang sebelumnya Dinas pendidikan telah melakukan pelatihan kepada guru yang akan mengikuti Uji Kopetensi namun memang masih ada pula yang kesulitan dengan mengoperasikan koputer.

“Sebelumnya guru sudah diberikan pelatikhan untuk mengikuti UKG namun tidak dipungkiri masih banyak yang belum paham dengan Komputer” ungkap Potabuga.

Lanjut dia, setiap Guru yang mengikuti UKG harus Guru yang sudah memiliki Nomor Unik Pendidik Tenaga Kependidikan (NUPTK), dan untuk masalah dalam mengikuti UKG lewat system online oleh setiap guru, sudah ada istruktur atau operator yang akan membimbing peserta Uji Kopetensi.(Rez)

Don't miss the stories followtotabuan.co and let's be smart!

Dishubbudparkominfo Kembangkan Kelompok Usaha Pariwisata

Anggaran Pembangunan Ring Road 500 Miliar

Related posts
Your comment?
Leave a Reply