1:11 am - Wednesday, 25 January 2017

Bengkulu Kembangkan 9.500 Hektare Tanaman Kedelai

Redaksi 0 respond

821438750290TOTABUAN.CO–Dinas Pertanian (Distan) Bengkulu, pada 2015 mengembangkan tanaman kedelai seluas 9.500 hektare. Hal ini untuk meningkatkan produksi kedelai di masa mendatang.

“Tahun ini, kami mengembangkan tanaman kedelai seluas 9.500 hektare di sejumlah kabupaten di Provinsi Bengkulu. Dana pengembangan kedelai ini berasal dari APBN 2015,” kata Kabid Produksi, Distan Bengkulu, Fahrurrozi kepada Suara Pembaruan, di Bengkulu, Kamis (1/10) pagi.

Perkebunan kedelai dikembangkan di Kabupaten Seluma, Kepahiang, Rejang Lebong, Bengkulu Utara dan Bengkulu Selatan. Namun, tidak dijelaskan secara rinci luas pengembangkan kedelai di masing-masing kabupaten tersebut.

“Provinsi Bengkulu tahun ini mendapatkan tugas dari Kementerian Pertanian menanam kedelai seluas 9.500 hektare guna meningkatkan produksi kedelai lokal di daerah ini,” ujar Fahrurrozi.

Dengan demikian, kebutuhan kedelai di Bengkulu dapat diatasi dari hasil panen petani setempat, sehingga harganya tidak terlalu mahal dibanding kedelai impor yang banyak beredar di daerah ini.

Pengembangan kedelai ini dilakukan kelompok tani yang ada di masing-masing kabupaten sasaran. Setiap petani selain diberikan bantuan bibit kedelai gratis juga mendapat fasilitas lainya guna menyukseskan program pemerintah pusat tersebut.

Adapun fasilitas lain yang diberikan pemerintah, di antaranya bantuan pupuk, biaya operasional penanam dan racun hama. Hal ini diberikan agar pengembangan kedelai direalisasikan dengan baik.

Saat ini, penanaman kedelai di sejumlah kabupaten sasaran di Bengkulu, sedang berjalan dan diharapkan selesai pada awal Desember mendatang. “Semestinya kegiatan penanam kedelai seluas 9.500 hektare dapat selesai pada September ini, tapi karena pengaruh kemarau belum dapat direalisasikan,” kata Fahrurrozi.

Meski demikian, Distan Bengkulu optimistis pengembangkan kedelai seluas 9.500 hektare di sejumlah kabupaten di daerah ini dapat direalisasikan 100 persen pada Desember mendatang. Jika pengembangan kedelai berjalan lancar, maka kebutuhan kedelai di daerah ini dapat dipenuhi.

 

 

Sumber;Beritasatu.com

News Feed
Don't miss the stories followtotabuan.co and let's be smart!
Filed in

China Larang Warganya Tarik Duit Banyak di Luar Negeri

Ekonomi Indonesia Melambat, Ini 5 Tanda Mundurnya Kesejahteraan Masyarakat

Related posts
Your comment?
Leave a Reply