Menu

Jatah SPBU Dikurangi, Antian BBM Terjadi Lagi

  Dibaca : 115 kali
Jatah SPBU Dikurangi, Antian BBM Terjadi Lagi
PLAT MERAH : Aturan pelarangan pembelian BBM bersubsidi oleh kendaraan dinas tak berlaku di Kotamobagu. Nampak, salah satu kendaraan dinas Badan Lingkungan Hidup Kotamobagu ikut antri di SPBU Matali.
PLAT MERAH : Aturan pelarangan pembelian BBM bersubsidi oleh kendaraan dinas tak berlaku di Kotamobagu. Nampak, salah satu kendaraan dinas Badan Lingkungan Hidup Kotamobagu ikut antri di SPBU Matali.

PLAT MERAH : Aturan pelarangan pembelian BBM bersubsidi oleh kendaraan dinas tak berlaku di Kotamobagu. Nampak, salah satu kendaraan dinas Badan Lingkungan Hidup Kotamobagu ikut antri di SPBU Matali.

Kotamobagu (totabuan.co)—Antrian pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) di sentra Penjualan Bahan Bakar Umum (SPBU) kembali terjadi di wilayah Kota Kotamobagu (KK).Jatah di empat SPBU dikurangi hingga 70%. Akibatnya SPBU tidak mampu memenuhi kebutuhan pembelian seperti biasa.

Meski antrian kendaraan di SPBU tak seperti tahun lalu, namun, kekuatiran tetap muncul. Yang paling dikuatirkan munculnya aksi borong oleh pihak-pihak tertentu untuk mengambil keuntungan.

“Kalau antrian di SPBU terjadi, depot-depot mulai bermunculan,” kata salah satu Mudi Mamonto salah pengemudi bentor, kendaraan khas warga KK.

Antrian terjadi akibat jatah suplay BBM ke SPBU mengalami pengurangan yang cukup besar, 70% dari jatah biasanya. Seperti diungkap salah satu pegawai SPBU Matali, bahwa dari jatah 32 ribu liter dikurangi hingga 8 s/d 16 liter.

“Kalau dulu siang malam tidak ada antrian. Tapi adanya pengurangan jatah cepat habis. Pengisian pagi jelang siang, sorenya sudah pasti habis,” kata pria yang menggunakan seragam lengkap Pertamina.

(tr01/has)

 

 

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional